Subscribe For Free Updates!

We'll not spam mate! We promise.

Tuesday, January 7, 2020

Survey Paper Air Purifier


Nama Kelompok IT-02-02 :
1. Charisma Ilham 1202192062
2. Rasyid Sabillillah 1202190009
3. Alfian Rahman 1202190054

ABSTRAK
Udara yang biasa kita hirup saat ini khususnya di perkotaan mengandung berbagai macam polutan, tidak hanya oksigen bersih tetapi juga mengandung banyak mikroorganisme dan gas-gas yang berbahaya untuk tubuh. Untuk menghilangkan berbagai zat pencemar tersebut kita memerlukan penjernih udara ,seperti Air Purifier dan Air Filtration. Air Purifier adalah teknologi dari Jepang yang difungsikan sebagai produk untuk membersihkan 99% udara kotor di dalam ruangan. Pada paper ini dilakukan perbandingan terhadap filter yang digunakan Air Purifier dan Air Filtration.
 

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.           Latar Belakang
Dewasa ini udara di perkotaan lambat laun semakin tidak sehat, dikarenakan banyak kendaraan bermotor, asap rokok maupun asap pabrik. Udara kotor di perkotaan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit.
Menurut Adelia Marista Safitri, kualitas udara Jakarta dinyatakan tidak sehat. Bahkan per hari Selasa (25/6/19), Jakarta disebut-sebut sebagai kota paling polusi sedunia karena indeks kualitas udara (AQI) mencapai 240 atau masuk ke kategori sangat tidak sehat (very unhealthy).
Sementara untuk nilai konsentrasi partikulat (PM) 2.5, Kota Jakarta menyentuh angka di atas 100 µg/m3. Hal ini menandakan bahwa udara Jakarta tak lagi sehat, sehingga masyarakat wajib memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Solusi untuk mengurangi udara kotor di perkotaan yaitu dengan membiasakan jalan kaki ketika mau pergi ke tempat yang terhitung dekat, membiasakan menggunakan transportasi umum, tidak membakar sampah, dan menanam tanaman yang bisa menyerap karbondioksida.
Air Purifier adalah alat yang mampu menyaring udara kotor yang ada di ruangan maupun di luar ruangan. Air Purifier merupakan modifikasi dari Air Filtration yang memiliki kekurangan dalam hal menyaring udara kotor.
            Meskipun Air Purifier memiliki kelebihan dari Air Filtration dalam hal menyaring udara kotor, Air Purifier juga memiliki kekurangan tersendiri, yaitu Air Purifier hanya dapat dibedakan 2 versi; Air Purifier yang hanya bisa digunakan di dalam ruangan dan Air Purifier yang juga hanya bisa digunakan di luar ruangan saja.
            Kesimpulannya adalah Air Filtration dan Air Purifier kedua-duanya masih memiliki fungsi masalah yang harus dibantu oleh masyarakat itu sendiri yang berada di perkotaan, karena penyaring udara hanyalah sebatas mengurangi udara kotor sewajarnya, tidak mengurangi udara kotor seutuhnya yang berada di perkotaan. Oleh karena itu, dibutuhkan tindakan atau kesadaran masyarakat untuk mengurangi udara kotor atau polusi udara itu terjadi.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Udara
Udara merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup bagi makhluk hidup. Dengan udara, makhluk hidup tidak akan bisa bertahan hidup lama. Hal ini udara yang ada di muka bumi mengandung banyak gas-gas yang dibutuhkan, seperti gas oksigen. Oleh karena itu, oksigen sering dianggap sebagai komponen yang diperlukan setiap saat bagi semua makhluk hidup.
2.1.1.  Udara Bersih
Udara bersih merupakan udara yang tidak mengandung polusi, kotoran, virus, dan bakteri-bakteri kecil yang ada didalamnya. Udara bersih bermanfaat bagi makhluk hidup, karena dengan adanya udara bersih maka manusia tidak dikhawatirkan dengan adanya penyakit tenggorokan, paru-paru. Jika udara mengandung gas yang tidak bermanfaat seperti gas karbonzdioksida, karbon monoksida, dan gas-gas yang tidak bermanfaat lainnya. Udara yang bersih dan sehat memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan udara yang tercemar.
Ciri-ciri udara bersih dan sehat, antara lain :
a.      Tidak berwarna
b.     Tidak berbau
c.      Tidak berasa
d.     Terasa segar apabila dihirup
e.      Terasa sejuk

2.1.2.  Pencemaran Udara
Pencemaran udara disebabkan oleh pencampuran antar zat, energi, atau komponen lain ke dalam udara oleh kegiatan manusia, sehingga mutu udara yang dihasilkan tersebut turun sampai ke tingkat tertentu yang dapat menyebabkan atau memengaruhi kesehatan makhluk hidup.

2.1.3.  Dampak Pencemaran Udara
Udara dapat dikatakan tercemar apabila bahan tercemar tersebut telah diukur dengan menggunakan parameter yang telah ditetapkan oleh WHO konsentrasi bahan pencemarnya melewati ambang batas, maka udara dinyatakan dalam keadaan tercemar.
Dampak pencemaran udara dibagi beberapa tingkat menurut WHO, antara lain :
a.       Tingkat Pertama
Pencemaran yang tidak menimbulkan kerugian bagi manusia.
b.       Tingkat Kedua
Pencemaran yang mulai menimbulkan kerugian bagi manusia, seperti terjadinya iritasi mata.
c.       Tingkat Ketiga
Pencemaran yang sudah dapat bereaksi pada alat gerak tubuh dan menyebabkan terjadinya penyakit kronis
d.       Tingkat Keempat
Pencemaran yang telah menimbulkan sakit akut dan kematian bagi makhluk hidup.

2.1.4.  Kualitas Udara
Kualitas udara disampaikan ke masyarakat dalam bentuk indeks standar pencemar udara atau disingkat ISPU. ISPU adalah laporan kualitas udara kepada masyarakat untuk menerangkan seberapa bersih atau tercemarnya kualitas udara kita dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan kita setelah menghirup udara tersebut selama beberapa jam atau hari.
Kategori
Rentang
Penjelasan
Baik
0-50
Tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi makhluk hidup
Sedang
51-100
Tingkat kualitas udara tidak berpengaruh pada kesehatan manusia, tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitive
Sedang
101-199
Tingkat kualitas udara bersifat merugikan manusia ataupun hewan yang sensitif dan bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan
Sangat
Berbahaya
200-299
Tingkat kualitas udara yang dapat merugikan kesehatan pada makhluk hidup
Berbahaya
300 lebih
Tingkat kualitas udara berbahaya yang dapat merugikan kesehatan yang lebih serius
Sumber: Lampiran Kepmen LH No. Kep-45/MENLH/10/1997 tentang Indeks Standar Pencemaran Udara Tanggal 13 Oktober Tahun 1997

2.2. Air Filtration
Air Filtration adalah perangkat yang terdiri dari bahan berserat atau berpori yang menghilangkan partikel padat seperti debu, serbuk sari, jamur dan bakteri udara. Air Filtration juga dapat menghilangkan bau dan polutan gas senyawa organik seperti ozon.
2.2.1.  Filter Media Berserat
Berfungsi untuk menyerap bau, menetralkan udara agar menjadi lebih segar. Contohnya seperti serat karbon dan serat kaca.
2.2.2.  Filter ULPA (Ultra Low Penetration Air Filter)
 Berfungsi untuk menyerap serbuk sari, jamur, bakteri, dan debu.
2.2.3.  Filter HEPA (High Effiency Particulate Air)
Berfungsi untuk membuat udara menjadi bersih serta partikel kecil lainnya.
2.2.4.  Filter Antibakteri
Berfungsi untuk membunuh bakteri yang telah diserap oleh filter.

2.3. Air Purifier
Air Purifier adalah sebuah alat yang digunakan di dalam maupun luar ruangan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara di sekitarnya. Alat ini umumnya dipasarkan pada kalangan penderita asma, atau penyakit paru-paru lainnya. Akan tetapi produk ini juga digunakan untuk menghindari berbagai penyakit maupun alergi pada manusia.
2.3.1.     Filter Air Purifier Atau Pemurni Udara Dengan Filter
Berfungsi untuk menarik udara kedalam mesin dan menyaringnya melalui serangkaian filter atau filter karbon penyerap.



2.3.2.     Filter UV Air Purifier
Berfungsi untuk menggunakan sinar ultraviolet untuk membunuh kuman dan alergen dan biasanya juga menggunakan filter
2.3.3.     Filter Air Sterilizer
Berfungsi untuk mensterilkan udara dan membunuh setidaknya 99% kuman, bakteri, alergen, dengan memanfaatkan panas cahaya matahari.
2.3.4.     Filter Ion Plasmacluster
Berfungsi untuk menekan virus di udara dan menghancurkan jamur serta membersihkannya di udara.
2.3.5.     Filter Negative Ionic Air Purifier
Berfungsi untuk menghilangkan kotoran dan gas-gas di udara yang bisa membahayakan tubuh
2.3.6.     Filter Tanaman Hidup

Berfungsi untuk menyerap udara kotor, bau tidak sedap, dan bakteri lainnya dengan memanfaatkan tanaman hidup seperti tanaman lidah mertua.


BAB III
PERBANDINGAN

3.1. Perbandingan Air Filtration Dengan Air Purifier
Air Filtration
Air Purifier
Tidak portable
Portable
Harga relatif murah
Harga relatif mahal
Sudah ada sejak 1000 tahun yang lalu
Bentuk modern dari Air Filtration

3.2. Perbandingan Filter Air Filtration
a.    Filter media berserat
·       Kelebihan :
Udara menjadi segar dan bersih.
·       Kekurangan :
Filter harus sering dibersihkan agar filter tersebut bekerja secara maksimal.
b.   Filter ULPA (Ultra Low Penetration Air Filter)
·       Kelebihan :
Filter ULPA ini di klaim berfungsi dengan baik sekitar 99.99%.
·       Kekurangan :
Tidak memiliki kekurangan.
c.    Filter HEPA (High Effiency Particulate Air)
·       Kelebihan :
Filter HEPA ini diklaim mampu menyerap kotoran seperti debu hingga 99.97%.
·       Kekurangan :
Filter HEPA tidak dapat menyerap lebih banyak partikel kecil lain seperti Filter ULPA.
d.   Filter antibakteri
·       Kelebihan :
Filter ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri.
·       Kekurangan :
Filter ini tidak bekerja maksimal selayaknya Filter HEPA ataupun Filter ULPA.


3.3. Perbandingan Filter Air Purifier
a.    Filter air purifier atau pemurni udara dengan filter
·       Kelebihan :
Filter ini tidak berisik.
·       Kekurangan :
Filter ini sudah ketinggalan jaman dan tidak membunuh kuman.
b.   Filter UV air purifier
·       Kelebihan :
Filter ini membunuh kuman dan alergen.
·       Kekuranngan :
Filter ini membutuhkan jangka waktu untuk membunuh kuman dan alergen, sedangkan udara yang melintas hanya beberapa detik.
c.    Filter Air sterilizer
·       Kelebihan :
Filter ini dipercaya mampu membunuh hampir 99% kuman, bakteri dan alergen.
·       Kekurangan :
Filter ini termasuk filter baru yang kadang bocor dan menyebabkan panas di sekitarnya.
d.   Filter Ion plasmacluster
·       Kelebihan :
Filter ini mampu membersihkan jamur di udara.
·       Kekurangan :
Filter ini biasanya dimiliki produk SHARP dan harganya cukup mahal.
e.    Filter Negative ionic air purifier
·       Kelebihan :
Filter ini mampu menghilangkan polutan-polutan, jamur, dan sejenisnya.
·       Kekurangan :
Filter ini biasanya meninggalkan sisa-sisa kotoran di sekitarnya.
f.    Filter Tanaman Hidup.
·       Kelebihan :
Filter ini tidak membuat kotor sekitarnya dan tahan lama (tergantung tanamannya dan perawatannya).

·       Kekurangan :
Filter ini masih dikembangkan dan sulit ditemui di pasaran.

3.4. Perbandingan Sumber Tenaga Air Purifier
Air Purifier menggunakan 2 sumber tenaga, yaitu sumber tenaga listrik dan sumber tenaga yang memanfaatkan adanya cahaya matahari.
a.      Sumber Tenaga Listrik
·       Kelebihan :
Efek dari alat air purifier akan bekerja sangat maksimal, karena berpacu pada keseluruhan ruangan.
·       Kekurangan :
Biaya listrik yang digunakan cukup besar.

b.     Sumber Tenaga Cahaya Matahari
·       Kelebihan :
Tidak perlu memikirkan biaya listrik karena air purifier ini hanya bekerja apabila ada sumber cahaya matahari saja.
·       Kekurangan :
Air Purifier ini hanya berfungsi untuk menyerap udara di sekitar lingkungannya saja, tidak mencangkup keseluruhan lingkungan.


BAB IV
KESIMPULAN

Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat yang paling cocok digunakan dalam menjernihkan udara agar menjadi lebih sehat dan bersih, antara lain :

1.     Air Purifier
Air Purifier digunakan sebagai alat untuk menjernihkan udara terbaik karena Air Purifier merupakan bentuk pembaruan dari Air Filtration, yang sifatnya portable, memiliki berbagai macam filter, dan bisa digunakan menggunakan sumber tenaga listrik maupun tenaga cahaya matahari.
2.     Air Filtration
Air Filtration digunakan sebagai alat untuk menjernihkan udara lebih dari 1000 tahun yang lalu karena alat tersebut memiliki filter yang ampuh untuk membunuh bakteri hingga hampir 100% , harga relatif murah karena tidak portable dan tidak menggunakan sumber tenaga listrik


Referensi